POLRES ACEH SELATAN LAKSANAKAN APEL GELAR PASUKAN SIMPATIK RENCONG 2017

POLRES ACEH SELATAN LAKSANAKAN APEL GELAR PASUKAN SIMPATIK RENCONG 2017

- in Humas
47
0

WhatsApp Image 2017-03-01 at 09.54.29 (3)TRIBRATANEWSACEHSELATAN – Kepolisian Resor (Polres) Aceh Selatan melaksanakan Operasi Simpatik Rencong-2017, mulai dari tanggal 1 hingga 21 Maret 2017.
Operasi Simpatik ini merupakan operasi keselamatan berlalulintas yang digelar Kepolisian serentak di seluruh Indonesia. Tujuannya adalah meningkatkan simpati dan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas untuk selalu taat pada aturan.
Operasi Simpatik tahun 2017 ini mengangkat tema “Meningkatkan simpatik masyarakat terhadap Polisi lalulintas guna mendukung kebijakan promoter Kapolri dalam rangka terciptanya Kamseltibcar Lantas”. Operasi Simpatik ini merupakan pra Operasi Patuh.

WhatsApp Image 2017-03-01 at 09.54.29 (4)Operasi ini menjadi sinergi satuan-satuan fungsi di Polres Aceh Selatan, yakni Sat Sabhara, Sat Intelkam, Sat Reskrim dan Sat Binmas serta Propam. Dalam Operasi Simpatik ini, masih belum ada penekanan sanksi pada pengendara yang melanggar lalu lintas, namun lebih pada teguran dan peringatan. “Nanti saat Operasi Simpatik selesai digelar lalu dilanjutkan dengan Operasi Patuh. Disitulah penindakan berupa pemberian sanksi tilang akan ditekankan,” ujar Kapolres Aceh Selatan AKBP. ACHMADI, SIK kepada tribratanews.polresacehselatan usai upacara gelar pasukan.Upacara gelar pasukan ini dilaksanakan di Halaman Mapolres Aceh Selatan yang di hadiri oleh Dandim 0107 Aceh Selatan, Ketua DPRA, Kajari, Ketua Pengadilan, Bupati Aceh Selatan diwakili Asisten II, Dansubdenpom, Kadishub, Ka Kanmenag, dan Kadis Pendidikan, Ketua PWI, dan Perwakilan Jasaraharja Kabupaten Aceh Selatan.
WhatsApp Image 2017-03-01 at 09.54.29Kapolres Aceh Selatan menambahkan, berhasil tidaknya Operasi Simpatik ini akan dilihat saat Operasi Patuh nanti. “Kalau pelanggaran sudah berkurang artinya Operasi Simpatik berhasil. Soal lalu lintas itu intinya sebenarnya adalah tanamkan rasa malu saat melanggar, kalau sudah malu saat melanggar artinya itu sudah budaya yang baik,” katanya.
Dalam Operasi ini, beberapa himbauan akan disampaikan kepada pengendara. Baik tata cara berhenti di lampu merah, cara memakai helm, membawa barang, serta tata cara berkendara dengan roda empat. Sasaran dari operasi ini adalah semua pengendara, termasuk pelajar.
Ia menegaskan, dengan adanya himbauan tentang keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu litnas (Kamseltibcarlantas) yang disampaikan selama operasi, secara tak langsung mereka akan semakin tahu dan paham. Sehingga lambat laun akan menerapkannya dengan baik.
WhatsApp Image 2017-03-01 at 10.15.52Jadilah Pelopor Keselamatan Berlalulintas, dan Budayakan Keselamatan Sebagai Kebutuhan.[HumasresAsel]

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may also like

Bhabinkamtibmas Tadarus Bareng Warga

Tribrataacehselatan – Mengisi malam di bulan Ramadhan personil